Dagan-Sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena tidak terimbas kekeringan, maysarakat Desa Dagan gelar Grebeg Suran, Sabtu (14/9). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan penduduk desa Dagan juga dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1440 H.

Ketua Panitia Grebeg Suran Desa Dagan, Sarman Widianto Sidik mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan Grebeg Suran adalah sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena setiap musim kemarau datang, masyarakat Desa Dagan tidak mengalami kekeringan dan kekurangan air.

“Tahun ini, kami menambah beberapa jenis kegiatan dalam Grebeg Suran. Yaitu, pengambilan air dari mata air Banyu Mudal dengan menggunakan Lodong. Air tersebut nantinya akan kami gunakan untuk ziarah ke makam para tokoh-tokoh desa,” papar Sarman.

Ia menambahkan, selain pengambilan air dari mata air Banyu Mudal, pihaknya juga mengadakan kegiatan bersih Kali Klawing, Penebaran Benih Ikan, dan arak-arakan nasi tumpeng. Khusus kegiatan penebaran benih ikan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Purbalingga yang menyediakan benih ikan melem sebanyak 30 ribu ekor untuk disebar di Sungai Klawing Desa Dagan.

Menurut Sarman, kegiatan utama yang dilaksanakan dalam kegiatan Gerbeg Suran tahun 2019 ini adalah pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu, serta jompo. Dan puncaknya, tegas Sarman, adalah diselenggarakannya pengajian umum bersama KH. Gunanto.

Lebih Semarak

Dibanding tahun sebelumnya, tambah Sarman, kegiatan pawai tahun ini lebih semarak. Adapun jenis pawai yang dilaksanakan antara lain Pawai hasil bumi, pawai tumpeng, pawai budaya, pawai hadroh, dan pawai gunungan hasil bumi yang ada di Desa Dagan.

Ia berharap kepada Pemerintah Desa Dagan agar kegiatan tersebut dijadikan agenda tahunan dalam skala yang lebih besar. Selain itu, harapnya, Grebeg Suran Desa Dagan dapat dijadikan stimulan bagi Pemerintah Desa Dagan untuk memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam di desa Dagan untuk dikelola secara baik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Dagan.

Sementara itu, Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos yang turut mengikuti pawai tersebut mengatakan, kegiatan Grebeg Suran Desa Dagan menjadi momentum bagi Pemerintah Desa untuk menggali potensi masyarakat.

“Kami tengah merencanakan membuat obyek wisata berdasarkan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya ekonomi,” kata Sukarni.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08:00-11:00 WIB tersebut diikuti oleh ratusan masyarakat desa Dagan dengan diakhiri makan tumpeng bersama peserta pawai.