Dagan—Musyawarah Dusun (Musdus) 5 Desa Dagan yang berlangsung Sabtu (7/10) malam, berhasil menyepakati beberapa usulan program pembangunan desa yang akan dilaksanakan tahun 2018 mendatang.

Salah satu usulan dari peserta Musdus adalah pengembangan potensi wisata Curug Banyu Kencana Ayu yang ada di wilayah Dusun 5 Desa Dagan.

Aji Pangestu, peserta Musdus yang mewakili para pemuda di Dusun 5 Desa Dagan, berhasil meyakinkan forum setelah mengungkapkan beberapa argumen terkait Pengembangan Wisata Curug Banyu Mili.

Menurutnya, pengembangan wisata adalah salah satu sektor yang dalam jangka panjang dapat memenuhi kebutuhan ekonomi warga.

“Jika Dusun 5 Desa Dagan memiliki wisata, maka dengan sendirinya pendapatan ekonomi warga akan naik perlahan. Jika Curug dibangun lebih representatif, maka saya percaya bahwa akan banyak pengunjung. Banyak pengunjung, berarti semakin banyak pemasukan,” papar Aji, dalam argumentasinya.

Meski demikian, pada saat penempatan prioritas program yang akan dilaksanakan tahun 2018 mendatang, peserta forum memilih pembangunan Cor Rabat Jalan di wilayah Dusun 5. Dengan demikian, usulan program Pengembangan Wisata Curug Banyu Kencana Ayu di dusun 5 menempati posisi ke dua.

Musyawarah Dusun 5 Desa Dagan

Suasana Musyawarah Dusun 5 Desa Dagan yang dilaksanakan Sabtu (7/10) malam, mengakomodir usulan pengembangan Curug Wisata Banyu Kencana Ayu Menjadi Program Unggulan

Sinergi Program Pembangunan

Aji menegaskan, pihaknya tidak lantas kecewa. Mengingat, usulan prioritas pembangunan Cor Rabat Jalan di wilayah Dusun 5 sangat mendukung infrastruktur menuju akses ke lokasi wisata Curug.

“Jika akses jalan diperbaiki, maka itu sama saja mendukung usulan kami dari para pemuda. Sebab, sejauh ini hanya ada satu akses jalan yang layak untuk menuju lokasi Curug. Artinya, usulan pembangunan Cor Rabat Jalan sinergi dengan usulan pengembangan wisata,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos yang hadir dalam kegiatan Musdus tersebut mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung pengembangan wisata Curug.

“Hanya saja, menurut saya harus dibangun infrastruktur berupa jalan, agar akses menuju lokasi wisata Curug semakin mudah,” papar Sukarni.

Jadi, sambungnya, jika akses menuju lokasi wisata sudah bagus, maka kedepan kita anggarkan untuk pengembangan wisata, sesuai usulan warga dusun 5.

“Selain itu, Lokawisata Curug Banyu Kencana Ayu akan masuk dalam salah satu sektor usaha di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes,” pungkasnya.