Dagan-Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di desa Dagan, kecamatan Bobotsari, kabupaten Purbalingga, dilatih memasarkan produk mereka secara digital.

Kegiatan pelatihan yang dihelat oleh Pemerintah Desa Dagan tersebut bertujuan untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran di masa pandemi.

Kepala desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos menjelaskan, banyak para pelaku UMKM desa Dagan yang sudah memiliki akun media sosial. Di masa pandemi ini, kata Sukarni, sektor UMKM mengalami dampak penurunan penjualan produk.

Karena itu, tambahnya, Pemerintah desa Dagan berinisiatif untuk mengadakan pelatihan pemasaran produk UMKM melalui media sosial.

“Diharapkan, media sosial dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk memasarkan produk UMKM”, terangnya.

Menggandeng Pakar Media Sosial

Pelatihan yang dilaksanakan pada Sabtu (13/12) tersebut menggandeng pakar media sosial Pradna Paramita dari Bombat Media Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, Pradna menerangkan, menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran harus memperhatikan banyak hal. Antara lain tampilan produk, deskripsi produk, dan cara pengiriman produk.

“Jadi tidak ujug-ujug kita foto produk, lalu kita posting di media sosial begitu saja,” kata Pradna.

Lebih jauh ia menegaskan, seseorang berpotensi membeli produk Ketika melihat tampilan produk. Jika foto produknya bagus, apalagi disertai dengan keterangan produk yang menarik, maka orang tersebut akan tertarik untuk membeli.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran adalah dengan memperhatikan waktu posting di media sosial. Jangan sampai, katanya, memposting produk di media sosial waktu tengah malam.

Karena itu, dalam kesempatan tersebut Pradna menyampaikan beberapa materi dasar untuk memasarkan produk UMKM melalui media sosial. Antara lain, fotografi produk, videografi produk, dan copywriting.

Usai menyampaikan materi, Pradna mengajak peserta pelatihan untuk mempraktikannya. Salah satu praktik yang dilaksanakan adalah fotografi produk. Para peserta terlihat begitu antusias memfoto produk yang mereka bawa sebagai sampel produk.

Pradna Paramita dari Bombat Media menyampaikan materi

Pradna Paramita dari Bombat Media menyampaikan materi

Berkelanjutan

Sementara itu, Suparjo, yang menjadi salah satu pelaksana kegiatan menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut tidak berhenti sampai di situ.

Pada tahun 2021, pihaknya akan menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut.

“Jadi ini adalah kegiatan awal. Selanjutnya kami juga akan melaksanakan lagi kegiatan yang sama tahun depan,” paparnya.

Selain itu, terang Suparjo, kelanjutan kegiatan pelatihan tersebut juga sebagai upaya Pemerintah desa Dagan untuk memberikan perhatian terhadap para pelaku UMKM di desa Dagan.

Peserta pelatihan sedang mengikuti praktik fotografi produk

Peserta pelatihan sedang mengikuti praktik fotografi produk