Purbalingga—Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi meminta kepada para petani di Kabupaten Purbalingga harus siap menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0. Demikian disampaikan Bupati dalam acara Petani Go Online di Pendopo Dipokusumo, Kamis (11/7).

Menurut Bupati, era revolusi industri 4.0. ditandai dengan penggunaan teknologi yang cukup masif. “Saya kira sekarang semua petani sudah memiliki perangkat smart phone. Meski sebagian besar penggunaannya masih sebatas untuk berkomunikasi,” paparnya.

Bupati melanjutkan, sekarang bukan lagi siapa yang pintar yang akan berhasil, melainkan siapa yang paling cepatlah yang akan berhasil dalam semua sektor, termasuk sektor pertanian.

Menurut Bupati, penggunaan teknologi bagi para petani merupakan langkah cerdas agar taraf ekonomi para petani kian naik. Di Purbalingga, tegasnya, mayoritas masyarakatnya bekerja pada sektor pertanian. Maka, dalam pembangunan di Purbalingga, sektor pertanian harus mendapatkan perhatian yang lebih.

Oleh karena itu, pihaknya juga meminta kepada semua pihak terkait agar benar-benar mendukung langkah-langkah penggunaan teknologi pada sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung tentang musim kemarau yang sedang dirasakan masyarakat, khususnya para petani di kabupaten Purbalingga.

“Kami meminta kepada Dinas Pertanian dan Dinas terkait untuk meminimalisir dampak musim kemaraua terhadap sektor pertanian,” imbuhnya.

Bekerjasama Dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika

Para peserta memasang aplikasi
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Para peserta memasang aplikasi 8villages melalui andorid masing-masing.

Kegiatan Petani Go Online yang diikuti oleh para Penyuluh Pertanian dan Kelompok Tani se-Kabupaten Purbalingga tersebut merupakan hasil bekerja sama antara Pemkab Purbalingga, kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan PT. 8villages.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PT. 8villages memperkenalkan aplikasi berbasis android bernama 8villages. Dengan aplikasi tersebut, para petani dapat menjual produk pertaniannya langsung kepada konsumen. Selain itu, dalam aplikasi tersebut juga terdapat acuan daftar harga produk pertanian yang diupdate setiap dua hari sekali.

“Juga terdapat forum para petani dalam aplikasi 8villages, yang berfungsi untuk berbagi ilmu praktik pertanian dari masing-masing pengguna aplikasi,” terang perwakilan PT. 8villages dalam presentasinya.

Setelah sesi penjelasan tentang aplikasi tersebut, para peserta diminta memasang aplikasi 8villages dengan dibantu para penyuluh pertanian.