Dagan— Para petani di desa Dagan dihimbau untuk mewaspadai serangan hama Wereng Coklat pada musim tanam ke dua tahun ini.

Kepala BPP Kecamatan Bobotsari, Kisno, melalui petugas Penyuluh Pertanian Lapangan, Toni Dwi Setiawan mengatakan, ada indikasi hama Wereng Coklat akan menyerang tanaman padi pada musim tanam kali ini.

“Bahakan, di beberapa desa di wilayah Kecamatan Bobotsari, hama Wereng Coklat sudah mulai menyerang. Tandanya, tanaman padi yang masih berumur muda sudah tampak keputih-putihan,” kata Toni.

Selain memberikan himbauan, BPP Kecamatan Bobotsari juga memberi rekomendasi obat untuk menangkal serangan hama Wereng Coklat.

Meski demikian, Toni tidak menjamin serangan hama Wereng akan hilang dengan beberapa obat yang direkomendasikan BPP.

Asuransi Pertanian Gratis

Lebih jauh Toni menjelaskan, pihaknya tidak ingin para petani gagal panen karena serangan hama Wereng Coklat.

Namun, pihaknya tetap mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa menimpa para petani di desa Dagan. Karena itu, BPP Kecamatan Bobotsari menawarkan program asuransi pertanian secara gratis kepada para petani.

“Karena ini gratis, makanya kami berani menawarkan asuransi pertanian kepada para petani,” tegasnya.

Para petani di desa Dagan hanya diminta untuk mengisi formulir pendaftaran melalui Kelompok Tani (Poktan). Ketua Poktan inilah yang mengkoordinir para anggotanya untuk mengikuti program asuransi pertanian.

Program asuransi pertanian tanpa premi alias gratis ini, dapat diklaim jika para petani mengalami gagal panen hingga 75 persen dari luas areal lahan pertanian di masing-masing Poktan.

Antusias

Menanggapi hal tersebut, para petani di desa Dagan cukup antusias mendaftarkan diri dalam program asuransi pertanian.

Sekretaris Poktan Sri Mujan Dusun V Desa Dagan, Khoerun mengatakan, pihaknya sedang memproses pendaftaran asuransi pertanian dari para anggota.

“Kami sebenarnya berharap terbaik untuk para anggota. Namun, tidak ada salahnya kami mengikuti asuransi pertanian ini. Lagi pula, program ini gratis,” paparnya.