Dagan-Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Dagan, Kecamatan Bobosari, Kabupaten Purbalingga dilatih kesiapsiagaan pada Sabtu-Minggu (1-2 Desember 2018) di Gedung Serba Guna Desa Dagan.

Dodik Erwanto, anggota Koramil Bobotsari 08 yang menjadi instruktur dalam kegiatan tersebut mengatakan, kesiapsiagaan merupakan sikap yang harus dimiliki oleh setiap anggota Linmas.

“Kita tidak tahu kapan gangguan keamanan atau bencana akan datang. Namun, dengan memiliki sikap kesiapsiagaan, setidaknya kita bisa memamahi apa yang harus dilakukan jika ada gangguan keamanan atau bencana,” tandas Dodik, yang juga sebagai anggota Babinsa Desa Dagan.

Hal senada juga dipaparkan Fajar Agus S, anggota Polsek Bobotsari yang menjadi instruktur kedua dalam pelatihan tersebut.

Menurut Fajar, seorang anggota Linmas setidaknya memahami apa yang harus dilakukan pertama kali ketika mengamankan sebuah peristiwa gangguan keamanan.

“Kami bekali anggota Linmas Desa Dagan dengan mempelajari langkah-langkah dasar dalam menangani sebuah kasus gangguan keamanan. Sehingga, anggota Linmas dapat menjaga situasi dan kondisi keamanan di masyarakat,” terang Fajar, yang sekaligus sebagai anggota Bhabinkamtibmas Desa Dagan.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Foto Bersama: Para peserta Pelatihan Keamanan dan Ketahanan Masyarakat Desa foto bersama bersama instruktur usai kegiatan simulasi pada Minggu (2/12) di Depan Gedung Serba Guna Desa Dagan.

Simulasi Penanganan Gangguan Keamanan

Pada hari kedua pelatihan, para anggota Linmas Desa Dagan melakukan simulasi dengan menangani kasus perselingkuhan.

Dalam simulasi, anggota Linmas mendapat kabar bahwa ada warga yang berselingkuh. Lalu, anggota Linmas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun, di TKP, ternyata sudah banyak massa yang akan menghakimi pelaku perselingkuhan. Nah, dari situlah, lanjut Fajar, pihaknya memberikan instruksi untuk menangani kasus tersebut.

Pertama adalah mengamankan pelaku perselingkuhan dari amukan warga. Kedua, mencatat barang bukti, dan ketiga adalah mencatat kronologi peristiwa tersebut berdasarkan keterangan saksi. Karena simulasi tersebut menangani kasus perselingkuhan, maka pihaknya meminta aparat desa dan Linmas untuk melakukan dialog untuk memecahkan masalah tersebut.

Usai simulasi, anggota Linmas Desa Dagan menjadi semakin paham bagaimana cara menangani gangguan keamanan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Tomo Sugihantoro menjelaskan, dalam waktu dekat akan ada pelaksanaan Pilkades di Desa Dagan. Karena itu, pihaknya memberikan pelatihan kepada anggota Linmas Desa Dagan, yang nantinya akan bekerja untuk menjaga keamanan pelaksanaan Pilkades.