Pemdes Dagan Bikin Vilog tentang Pembangunan Desa

Pemdes Dagan Bikin Vilog tentang Pembangunan Desa

Dagan—Pemerintah Desa Dagan membuat Video Blog, atau Vilog yang berisi tentang pembangunan desa.

Vilog tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dalam bentuk audio visual proses jalannya pembangunan yang dilaksanakan di desa Dagan.

Admin website Desa Dagan, Kang Sukman mengatakan, pembuatan vilog desa Dagan hanya salah satu media mempublikasikan pembangunan desa.

“Saya kira video lebih menarik daripada media lainnya untuk ditonton. Apalagi, bagi para warga Desa Dagan yang merantau, atau menetap di luar Desa Dagan. Mereka tentu ingin mengetahui perkembangan kampung kelahiran,” paparnya.

Mempromosikan Potensi Desa

Lebih jauh Kang Sukman menambahkan, Vilog juga dapat dijadikan alat promosi potensi yang ada di desa Dagan.

Baik potensi wisata, ekonomi, sosial, budaya, dan potensi lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos menegaskan, dalam waktu dekat, potensi Desa Dagan yang akan digarap adalah potensi ekonomi lokal berupa kerajinan batik tulis desa Dagan.

“Kita akan jadikan Batik desa Dagan sebagai produk unggulan desa. Nah, Vilog atau apapun namanya, sejauh dapat digunakan untuk mempromosikan potensi batik tulis desa Dagan, saya kira harus dicoba,” tegasnya.

Selain Batik Tulis, pihaknya juga akan memaksimalkan potensi ekonomi lokal lainnya seperti produk kuliner, mebeler, perikanan, dan produk-produk lokal desa Dagan lainnya.

“Secara teknis, nanti akan dikelola oleh BUMDes Dagan. Baik dari sisi managerialnya, maupun dari sisi pemasarannya,” pungkas Sukarni, Kamis lalu.

Warga Dusun IV Desa Dagan Kini Punya Masjid Baru

Warga Dusun IV Desa Dagan Kini Punya Masjid Baru

Dagan—Warga Dusun IV Desa Dagan tengah berbahagia. Pasalnya, mereka sudah memiliki masjid baru.

Masjid yang mampu menampung sekitar 160 jamaah tersebut, telah diresmikan oleh Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos, Sabtu (25/2).

Dalam persemian tersebut, Kepala Desa dagan mengatakan, dengan adanya masjid baru di wilayah Dusun IV, pihaknya berharap agar warga setempat semakin giat dalam beribadah.

“Selain untuk beribadah, warga juga dapat menggunakan masjid untuk kegiatan musyawarah penyelenggaraan peringatan hari besar Islam,” papar Sukarni.

Peresmian Masjid Al Amin

Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos meresmikan Masjid Al Amin di wilayah Dusun IV Desa Dagan, Sabtu (25/2) malam.

Hasil Swadaya Masyarakat

Sementara itu, Kepala Dusun IV, Sumitro mengatakan, pendanaan pembangunan masjid tersebut berasal dari swadaya masyarakat setempat.

Selain itu, warga masyarakat Desa Dagan yang sedang merantau juga memberikan sumbangan untuk pembangunan masjid.

“Kami sangat berterimakasih kepada warga masyarakat Dusun IV khususnya, dan masyarakat Desa Dagan pada umumnya, serta para perantau yang sudah menyisihkan rizkinya untuk membantu pembangunan masjid di wilayah dusun IV,”

Selain swadaya, Sumitro menegaskan, pembangunan masjid Al Amin di wilayahnya tersebut juga dibantu oleh Yayasan Masjid Internasional, dan Yayasan Al Quran Assunah dari Timur Tengah.

“Bantuan dari yayasan tersebut senilai Rp. 500 juta. Sedang hasil swadaya masyarakat terkumpul dana sekitar Rp. 40 juta,” terangnya.

Lebih Giat Beribadah

Ketua Takmir Masjid Al Amin, Soekamto menegaskan, dengan diresmikannya Masjid Al Amin di wilayah Dusun IV, pihaknya berharap agara masyarakat juga semakin giat beribadah.

“Sebelum kami punya masjid semegah dan sebesar ini, biasanya kami melaksanakan shalat Jumat di Masjid dusun lain, yang jaraknya lumayan jauh. Alhamdulillah, kami sudah punya masjid besar. Semoga masjid ini tetap akan selalu ramai ke depannya,” pungkas Soekamto.

Musyawarah Dusun 5 Sepakati Rabat Jalan Sebagai Prioritas Pembangunan 2017

Musyawarah Dusun 5 Sepakati Rabat Jalan Sebagai Prioritas Pembangunan 2017

Musyawarah Dusun 5

Warga Dusun 5 menyepakati prioritas pembangunan tahun 2017 dalam kegiatan Musyawarah Dusun di Balai Muslimin, Rabu (23/11) malam

 

Dagan— Pembangunan rabat beton jalan di wilayah dusun 5 disepakati menjadi prioritas pembangunan tahun 2017.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam kegiatan Musyawarah Dusun (Musdus) pada Rabu, (23/10) malam di Balai Muslimin Dagan Legok.

Kepala Desa Dagan, Hj. Sukarni, S.Sos yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pihaknya mengakomodir setiap usulan pembangunan dari masyarakat.

Hanya saja, lanjutnya, usulan tersebut harus disepakati menjadi prioritas, yang nantinya akan dimasukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

“Jika warga di wilayah dusun 5 menyepakati rabat beton sebagai prioritas pembangunan tahun 2017, maka usulan tersebut yang nantinya akan direalisasikan terlebih dahulu,” papar Sukarni.

Mendesak untuk Diperbaiki

Lokasi rabat beton dusun 5

Jalan di wilayah dusun 5 yang diusulkan untuk dirabat pada tahun 2017

 

Sementara itu, Kepala Dusun 5 Desa Dagan, Sukman Ibrahim menambahkan, usulan rabat beton yang telah disepakati warga memang mendesak untuk segera dilaksanakan.

Pasalnya, di wilayah dusun 5 masih ada jalan desa sepanjang 700 meter yang kondisinya rusak parah. Jalan tersebut, lanjutnya, adalah jalan utama menuju wilayah dusun 5.

“Prinsip saya adalah manut dengan usulan warga. Dengan demikian, pada pelaksanaannya nanti, pembangunan rabat jalan akan disengkuyung bersama warga,” katanya.

Hal serupa juga ditegaskan oleh Munfarid, S.Ag, tokoh masyarakat setempat yang hadir dalam kegiatan Musdus.

Menurutnya, mengingat lokasi yang lumayan sulit, lebih baik jalan tersebut dirabat beton, dari pada diaspal.

“Jika dirabat, maka kualitasnya akan lebih baik. Karena secara teknis, nantinya warga sendiri yang akan mengerjakannya,” pungkas Munfarid.

Warga Dusun 5 Bersepakat Menggiatkan Kembali Siskamling dan Budaya Gotong Royong

Warga Dusun 5 Bersepakat Menggiatkan Kembali Siskamling dan Budaya Gotong Royong

Musyawarah Warga

Musyawarah warga RT 03/05 Dusun 5 Desa Dagan, menyepakati menggiatkan kembali Siskamling dan budaya gotong royong, Senin (17/10) malam di Aula NU Dusun 5

Dagan.desa.id-Warga dusun 5 desa Dagan bersepakat akan menggiatkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan atau Siskamling.

Kesepakatan tersebut diungkapkan dalam musyawarah warga dusun 5, Senin (17/10) malam, di Aula NU Dagan Legok.

Ketua RT 03/05, Aminudin, yang juga menjadi peserta dalam musyawarah tersebut menuturkan, kurang giatnya kegiatan siskamling mengakibatkan maraknya kasus pencurian yang terjadi di wilayah dusun 5.

Dalam dua bulan terakhir, banyak warga yang melapor hewan peliharaannya dicuri orang.

“Kebanyakan warga sering megatakan kepada kami bahwa mereka kehilanyan ayam peliharaannya,” kata Amin.

Oleh karena itu, atas inisiatif warga, pihaknya meminta kepada Kepala Dusun untuk memfasilitasi kegiatan musyawarah untuk membahas persoalan tersebut.

Hasilnya, lanjut Amin, malam ini pihaknya bersama warga menyepakati akan menggiatkan kembali siskamling, atau ronda.

Kepala Dusun 5 desa Dagan, Sukman Ibrahim mengatakan, selama ini memang siskamling di wilayah dusun 5 mati suri. Pasalnya, koordinasi dan komunikasi masing-masing RT dan warga masih kurang. Sehingga, siskamling tidak berjalan.

“Jarangnya komunikasi formal antara lembaga dan warga yang ada di wilayah dusun 5 menjadi penyebab utama tidak berjalannya siskamling. Padahal, siskamling itu penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” paparnya.

Budaya Gotong Royong

Lebih lanjut Sukman menuturkan, selain bersepakat menggiatkan kembali Siskamling, warga juga sepakat untuk menggiatkan budaya gotong royong.

Apalagi, dalam waktu dekat di wilayah dusun 5 akan ada pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RRTLH).

Selain RRTLH, di wilayah dusun 5 juga akan dilaksanakan kegiatan pengaspalan jalan yang dibiayai Dana Desa tahun 2016.

“Jadi, dua kegiatan tersebut kami jadikan sebagai pemantik untuk menggiatkan kembali budaya gotong royong warga dusun 5,” paparnya.

Bergilir

Kegiatan musyawarah warga dusun 5 menurut rencana akan dilaksanakan secara bergilir di masing-masing RT.

“Mala mini kami bermusyawarah dengan warga RT 03 RW 05 Dusun 5. Dua malam berikutnya, secara bergilir akan dilaksanakan kegiatan serupa di wilayah RT 02 RW 05, dan wilayah RT 01 RW 05,”katanya.

Sukman beraharap, semoga kesepakatan tersebut menjadi penanda dan tonggak bangkitnya kembali kegiatan siskamling, dan budaya gotong royong yang mulai terkikis.